Halooo sobat literasi! Tema menulis puisi hari ini adalah 'Religi'. Nah, sobat, satu hal apa sih yang akan muncul di pikiran kalian ketika mendengar kata 'Religi'? 

Satu hal yang pasti Religi itu selalu berhubungan erat dengan agama dan kepercayaan pada Tuhan. Untuk itu, hari ini saya akan mengajak anda semua berkelana dalam imajinasi 'Sebuah Bekal untuk Persiapan Menuju Akhirat' atau bahasa singkatnya, Kematian....

Menurut sebagian besar orang, kematian mungkin menyeramkan. Namun bagaimana jika sesuatu hal yang menyeramkan, dijadikan sebuah puisi yang penuh fantasi, yang tersaji dengan aksara-aksara penuh majas metafora. Hmmm..... Lucu kali ya, atau mungkin akan menjadi sedikit aneh?

Yaudahlah ya, daripada kebanyakan basa-basi, mending langsung check it out!!!!

Ini dia. . . . . .

SESAL DI AKHIR CERITA
Oleh : itsnone



Aku adalah mendung yang menunggu hujan reda
Aku juga semesta yang merindukan pencipta-Nya
Aku yang sendiri menunggu dalam gelap
Semuanya tak terlihat seakan-akan lenyap
Kemudian ku lihat terang diujung pintu
Hatikupun menjadi riang tak terelakkan
Sayangnya, cahaya itu bukan penerang
Melainkan Izrail yang datang, membawakan bau-bau kematian
Aku ketakutan . . . .
Saat bibir tak lagi mampu bertasbih
Saat lisan tak kuat mengucap syahadat
Aku hanya diam termenung
Ketika alas tidurku berubah menjadi tikar
Ketika pakaianku berubah menjadi kain kafan
Tak lagi ada sedikitpun hartaku di dunia yang terbawa
Ingin berteriak, tapi tak ada yang mendengar
Ingin menangis, tapi air mata tak mau tumpah
Tubuhku terasa kaku, namun tak lagi ada yang bisa ku lakukan
Selain hanya penyesalan yang datang




•••

 
Puisi ini menceritakan tentang si Aku yang sedang berada pada batas pintu kematian. Ia didera rasa penyeselan mendalam karena  semasa hidup dia belum menyiapkan bekal yang cukup untuk kehidupannya selanjutnya. 


Nah sobat literasi, sekian puisi hari ini. Semoga menginspirasi! Jangan lupa berkarya, sebab karyamu adalah kata sempurna untuk mengekspresikan hidupmu yang mungkin tak mampu kau sampaikan dengan bicara!