Membisu

Daftar Isi Artikel

Kini aku tengah membaca sebuah masa lalu berwujud Rindu; kala malam dengan bertemankan kamu di sampingku.
Saat sebuah Kalam terbuka, aku melihat betapa banyak luka di setiap lembarnya.
Barangkali, penulis menjadikan air mata sebagai tintanya.

Pada lembar pertama, aku diperkenalkan dengan sebuah perpisahan, saat dua tangan yang awalnya saling menggenggam harus dilepas perlahan.
Dua insan itu tampak begitu pasrah, mungkin karena lelah menghadapi waktu yang terkesan acuh pada dua hati yang saling meneriakkan untuk bersatu.

Lembar kedua, kita sama-sama menyaksikan bagaimana sulitnya seseorang untuk menghentikan cinta agar tidak terus tumbuh; untuk menanggalkan rasa yang telah diharapkan tetap tinggal. Hingga terbaca di persimpangan takdir; ia memilih jalan untuk meninggalkan, sembari memaksa pikir untuk terus melupakan.

Lembar selanjutnya, aku menyaksikan kala semesta benar-benar menjadikan perasaan untuk bahan tertawaan.
Mengirim kembali hati yang sudah susah payah dibawa pergi. Membuat semua usaha berakhiran sia-sia.


Aku langsung membuka lembar terakhir; untuk membaca sebuah kalimat yang menjadi penghujungnya,
"Harapku, menatapmu tanpa cinta,
Harapku, tak peduli pada rindu
Harapku, melupakanmu tidak berhasil digagalkan."

_
20/02/'20

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>